Berita

Taylor Swift/Net

Bisnis

Catat Sejarah, The Eras Tour Taylor Swift Berhasil Dongkrak Ekonomi AS

SELASA, 10 DESEMBER 2024 | 14:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kehadiran penyanyi populer papan atas Taylor Swift berhasil mendongkrak perekonomian global, khususnya ekonomi Amerika Serikat (AS) melalui perjalanan konsernya, The Eras Tour. 

Dalam pertunjukan terakhirnya yang berlangsung Minggu malam di BC Place Stadium, Vancouver, Kanada, Swift telah menambah kekayaan bahkan mempengaruhi ekonomi lokal dan nasional.

The Eras Tour mencetak rekor sebagai tur musik dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa yang ditaksir sebesar 2,2 miliar Dolar AS atau senilai Rp31,7 triliun, dan telah membawa dampak besar, khususnya di sektor pariwisata dan industri lainnya. 


Para penggemar Swift, yang rela mengeluarkan biaya besar untuk tiket, perjalanan, akomodasi, hingga merchandise, menjadi motor penggerak perputaran ekonomi di berbagai kota.

Menurut US Travel Association yang dikutip Selasa 10 Desember 2024, rata-rata penggemar menghabiskan sekitar 1.300 Dolar AS (Rp20 juta) untuk kebutuhan selama menghadiri konser. Jika dibandingkan, angka ini hampir menyamai pengeluaran yang biasanya terjadi selama gelaran sepak bola AS, Super Bowl. 

Namun, berbeda dengan Super Bowl yang hanya berlangsung satu kali, The Eras Tour mencakup 62 konser di 23 kota selama lima bulan, memberikan dampak ekonomi yang jauh lebih berkelanjutan.

Fenomena yang disebut sebagai Taylor Swift Effect ini terlihat nyata di banyak kota. Pittsburgh, misalnya, mencatat rekor okupansi hotel tertinggi sejak pandemi Covid-19, dengan 83 persen pengunjung konser berasal dari luar wilayah Allegheny County. Total pengeluaran dari para pengunjung ini mencapai 46 juta Dolar AS.

Di Los Angeles, enam konser Swift menciptakan lebih dari 3.000 lapangan kerja baru dan menghasilkan pendapatan 160 juta Dolar AS. Angka tersebut bahkan belum termasuk pajak tambahan sebesar 9 juta Dolar yang berasal dari sektor perhotelan dan penjualan lainnya.

Tur ini juga memberikan dampak positif bagi transportasi. Perusahaan seperti Lyft melaporkan peningkatan rata-rata perjalanan hingga 8,2 persen di kota-kota tempat konser berlangsung. Di New Orleans, peningkatannya bahkan mencapai 31 persen, dengan 80-90 persen pengunjung datang dari luar kota.

Laporan dari California Center for Jobs & the Economy menyebutkan, The Eras Tour telah membantu menghidupkan kembali pusat kota yang masih berjuang akibat dampak pandemi. Para penggemar Swift sering kali memperpanjang masa tinggal mereka, memberikan kesempatan bagi sektor perhotelan, restoran, dan hiburan lokal untuk ikut bangkit.

Taylor Swift, melalui konsernya, bukan hanya mencatat sejarah di dunia musik, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi baru yang membantu Amerika Serikat pulih dari tekanan pandemi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya