Berita

Kolase logo Paspampres dan Mayjen TNI Achiruddin/RMOL

Pertahanan

Pernah Jadi Perisai Hidup Jokowi, Mayjen Achiruddin Kembali Jabat Danpaspampres

SELASA, 10 DESEMBER 2024 | 01:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jenderal bintang dua Korps Komando Pasukan Khusus (Kopassus) jadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).

Ia adalah Mayjen TNI Achiruddin yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam VI/Mulawarman. Jebolan Akmil 1997 itu kini kembali menjadi Danpaspampres.

Mayjen Achiruddin dipilih menjadi Danpaspampres sesuai Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/1545/XII/2024 tanggal 6 Desember 2024 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.


Jenderal bintang dua ini rupanya sudah malang melintang dalam satuan Kopassus saat berdinas.

Bahkan, Mayjen Achiruddin pernah jadi Paspampres Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 

Menurut catatan, Mayjen Achiruddin pernah menjabat sebagai Danyon 812/Bantuan Sat 81 Penanggulangan Antiteror (Gultor) Kopassus, lalu Dandim 0506/Tangerang, Kasrem 052/Wijayakrama dan kembali ke Korps Baret Merah menjadi Wakil Komandan Satuan (Wadansat) 81 Gultor Kopassus lalu Asintel Danjen Kopassus.

Kiprah, Mayjen Achiruddin semakin meroket kala ditugaskan menjadi Komandan Grup A Paspampres, lalu Wakil Komandan Jenderal Kopassus.

Kini, Mayjen Achiruddin yang lulus dari Akademi Militer (Akmil) tahun 1997 harus kembali ke Paspampres mengawal Presiden Prabowo yang juga mantan Jenderal Kopassus.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya