Berita

Ketua MPR RI Ahmad Muzani/RMOL

Politik

Hari Antikorupsi Sedunia 2024

MPR Wanti-wanti Masyarakat dan Pejabat Jauhi Praktik Korupsi

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 19:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat Indonesia sepatutnya menjadikan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 sebagai momentum untuk menghindari diri dari praktik korupsi.

Demikian pesan Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 9 Desember 2024.

“Saya berharap hari ini adalah hari di mana setiap insan Indonesia setiap aparat Indonesia berniat dengan sungguh-sungguh untuk menjadikan dirinya, pribadinya menghindarkan diri dari tindakan korupsi, menjauhkan dari tindakan korupsi,” kata Muzani.


Muzani mengingatkan ihwal pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyinggung soal pemberantasan korupsi.

Kata Muzani, hal itu harus dijadikan niat seluruh pejabat dan juga masyarakat luas agar menghindarkan diri dari praktik korupsi.

"Kalau kita perhatikan, pidato Presiden Prabowo sejak pelantikan, pengarahan kabinet, pidato-pidato lain konsisten paralel dan tegas semuanya bahwa pemberantasan korupsi menjadi agenda yang utama dari pemerintahan Prabowo-Gibran dalam Kabinet Merah Putih,” kata Muzani.

Menurutnya, upaya pemerintah membangkitkan ekonomi nasional akan berhasil jika seluruh pejabatnya tidak melakukan praktik korupsi yang dapat menyengsarakan masyarakat.

“Jadi, di satu sisi semangat untuk menumbuhkan perekonomian menuju 8 persen dipacu, di sisi lain hambatan-hambatan yang bisa menjadi faktor pengganggu bagi perekonomian diberantas termasuk pemberantasan korupsi,” kata Muzani.

Ia menambahkan, apa yang telah dilakukan pemerintah saat ini dalam upaya pemberantasan korupsi sudah benar. Harapannya Indonesia akan menjadi negara yang berhasil dalam pemberantasan korupsi.

“Kami merasa apa yang dilakukan oleh pemerintah arah dan tujuannya menuju pada rel yang benar. Mudah-mudahan ini adalah sebuah cara untuk mengarahkan kepada kendali kita menuju bangsa yang lebih kuat dari hari ini,” tutup Muzani.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya