Berita

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Marthinus Hukom/Ist

Hukum

Lapas Penuh, Pemerintah Siapkan Amnesti untuk Napi Narkoba

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 16:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah menyiapkan amnesti untuk narapidana kasus penyalahgunaan narkotika. Amnesti ini menjadi solusi alternatif mengatasi masalah over kapasitas lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Demikian antara lain pembahasan dalam rapat bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kementerian Hukum, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kementerian Imipas) di Gedung BNN, Cawang, Rabu, 4 Desember 2024.

“Saya menyambut baik rencana ini karena pengguna narkoba adalah korban yang harus dipulihkan melalui rehabilitasi. Namun proses seleksi pemberian amnesti harus dilakukan dengan benar,” kata Kepala BNN, Marthinus Hukom dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 5 Desember 2024.


Namun demikian, BNN mengingatkan bahwa amnesti tersebut perlu melibatkan stakeholder lain, seperti Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan untuk menyelenggarakan rehabilitasi.

Sementara itu, Sekjen Kementerian Hukum, Nico Afinta berharap proses amnesti narapidana kasus narkoba bisa segera dilaksanakan.

Sebagai tindak lanjut, mantan Kapolda Jatim ini menilai perlu dibentuk tim kecil dalam pelaksanaan teknis agar pemberian amnesti bisa dilakukan secara tepat sasaran.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya