Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Wujudkan Janji Kampanye, Trump Bakal Blokir Rencana Nippon Akuisisi US Steel

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden terpilih AS Donald Trump mengatakan akan menggagalkan rencana pengambilalihan US Steel oleh perusahaan Jepang Nippon Steel.

Dalam sebuah postingan di media sosial, Trump mengatakan ia sepenuhnya menentang U.S. Steel - yang dulunya hebat dan kuat - dibeli oleh perusahaan asing, dalam hal ini Nippon Steel dari Jepang. 

"Sebagai Presiden, saya akan menghalangi kesepakatan ini," katanya, di platform media sosial Truth Social. 


Trump juga menambahkan bahwa ia bertekad akan membuat U.S. Steel kembali "Kuat dan Hebat" melalui penggunaan insentif pajak dan tarif.

Trump pernah menyampaikan pernyataan serupa saat kampanye pilpres 2024. Kini, ia akan mewujudkan janjinya itu.  Untuk pertama kalinya sejak ia terpilih, ia mengungkapkan lagi rencana tersebut.

Nippon Steel, pembuat baja global terbesar keempat, mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi U.S. Steel Desember tahun lalu. 

Namun, kesepakatan itu menghadapi tantangan dari United Steelworkers, serikat pekerja terkemuka, serta Presiden AS Joe Biden, yang telah berjanji bahwa U.S. Steel akan tetap menjadi milik Amerika.

U.S. Steel memiliki kapasitas produksi tahunan sekitar 20 juta metrik ton, sementara Nippon Steel adalah produsen baja terkemuka di Jepang. Bersama-sama, kedua perusahaan akan memiliki total kapasitas hingga 86 juta ton.

Komite Investasi Asing AS (CFIUS) yang memeriksa kemungkinan risiko keamanan nasional dari transaksi oleh entitas asing, telah meninjau kesepakatan tersebut.

CFIUS terus mengingatkan bahwa rencana akuisisi US Steel senilai 14,9 miliar Dolar AS oleh Nippon Steel akan menciptakan risiko keamanan nasional karena dapat merugikan pasokan baja yang dibutuhkan untuk proyek-proyek transportasi, konstruksi dan pertanian penting.

Dalam surat 17 halaman yang dikirim kepada Nippon Steel,  CFIUS dengan mengutip kelebihan pasokan baja murah China secara global, mengatakan bahwa di bawah Nippon, US Steel kemungkinan kecil akan mengenakan tarif pada importir baja asing.

Namun,  juru bicara Nippon Steel  mengatakan akuisisi tersebut akan menghidupkan kembali American Rust Belt dan meningkatkan keamanan nasional AS "dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh alternatif lain."

Takahiro Mori, wakil ketua Nippon Steel, telah mengatakan kepada wartawan pada bulan November bahwa ia yakin kesepakatan itu dapat ditutup sebelum Trump memangku jabatan di Gedung Putih.

Saham U.S. Steel telah turun lebih dari 15 persen tahun ini, sementara saham Nippon Steel merosot lebih dari 4 persen dalam periode waktu yang sama, menurut data dari LSEG.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

RI Dorong Status 742 Cagar Budaya Nasional Baru

Kamis, 03 September 2026 | 18:29

Di Forum Ekonomi Vladivostok, Prabowo Beberkan Alasan RI Tetap Jalankan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:23

BGN ‘Berdosa’ Jika Biarkan Korban Keracunan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:19

Profil Lionel Messi, Akhiri Karier Internasional dengan 125 Gol

Kamis, 03 September 2026 | 17:57

Prabowo Dorong Rute Langsung RI-Vladivostok untuk Perkuat Hubungan Ekonomi

Kamis, 03 September 2026 | 17:43

Anggaran MBG 2027 Capai Rp232,876 Triliun

Kamis, 03 September 2026 | 17:40

Kemenkop Tegaskan Anggaran Rp103 Miliar Bukan untuk Podcast

Kamis, 03 September 2026 | 17:35

Mantan Pemain Timnas Iwan Setiawan Meninggal Dunia, Ini Jejak Kariernya di Sepak Bola Indonesia

Kamis, 03 September 2026 | 17:25

IHSG-Rupiah Kompak Cerah Hari Ini

Kamis, 03 September 2026 | 17:23

Demo Kantor Agrinas Diduga Ditunggangi Oknum

Kamis, 03 September 2026 | 17:08

Selengkapnya