Berita

Rocky Gerung/Ist

Politik

Dikenal Negosiator Perdamaian, Jusuf Kalla Punya Reputasi dan Tak Cari Uang di PMI

MINGGU, 01 DESEMBER 2024 | 22:16 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kedudukan sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) mencerminkan seseorang pada adab politik yang memberikan pengaruh besar dalam perhelatan politik nasional. Karena itulah maka jabatan tersebut saat ini sedang dicoba untuk direbut lewat operasi politik.

Demikian analisis yang disampaikan Rocky Gerung terkait munculnya surat dari organisasi yang menamakan diri Komite Donor Darah Indonesia untuk memobilisasi suara untuk mendukung Agung Laksono menjadi Ketua Umum PMI pada musyawaran nasional (munas) PMI pada Desember 2024 ini.

“Ketua Umum PMI itu adalah jabatan pada organisasi bermutu. Siapa yang jadi ketua memiliki pengaruh pada peradaban politik Indonesia, peradaban lo,” katanya saat berbincang dengan jurnalis senior Hersubeno Arief yang ditayangkan dalam channel FNN yang dilihat redaksi, Minggu, 1 Desember 2024.


Rocky menjelaskan, jika masyarakat dapat menduga jika persoalan ini berkaitan dengan kepentingan politik bagi siapa saja yang ingin tetap mendapat legitimasi politik meski pun saat ini tidak lagi berkuasa. Bahkan tidak salah jika hal ini memunculkan dugaan bahwa perebutan ini ingin membungkam cara berpolitik Jusuf Kalla yang belakangan banyak mengkritik penguasa dalam 10 tahun terakhir.

“Jusuf Kalla menjadi semacam tempat berkeluh kesah tentang kemanusiaan yang menjadi kurang beradab selama pemerintahan Jokowi. Jadi dicari cara untuk mengganti pak JK karena jabatannya masih lama dan kemungkinan kritik JK masih akan muncul. Tapi ini analisis berfikir saya, dengan analisis saya berkaitan dengan latar belakang pengetahuan tentang perselisihan pak Jokowi dan pak JK,” ujarnya.

Atas hal itulah, maka ia berkeyanina bahwa dibelakang upaya melengserkan JK adalah sebuah desain politik.

“Dan yang paling mungkin untuk diterangkan adalah perselisihan antara pak JK selaku mantan wakil presiden dengan pak Jokowi yang selalu ingin ada dalam grip dalam organisasi bermutu,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya