Berita

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam Sholeh/Net

Politik

Rehabilitasi Anak Muda Terpapar Judi Online, Ini Rencana Kemenpora

SABTU, 30 NOVEMBER 2024 | 17:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus berupaya melindungi generasi muda dari dampak negatif judi online. 

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam Sholeh, menegaskan bahwa langkah nyata diperlukan agar pemuda tetap berada di jalur yang konstruktif menuju Indonesia Emas 2045.  

“Kita banyak berharap pada anak-anak muda yang inovatif, kreatif untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana mengakselerasi kontribusi mereka,” ujar Asrorun dalam diskusi Polemik bertajuk "Judi Online Anak Muda, dan Kita" pada Sabtu, 30 November 2024.  


“Tetapi saat yang sama pemuda harus dilindungi dari perilaku destruktif dengan langkah-langkah nyata dari kita sesuai kompetensinya,” smahungnya. 

Sebagai bentuk pencegahan, Kemenpora telah mengeluarkan Surat Edaran tentang pencegahan dan penanganan judi online di lingkungan Kemenpora serta kalangan pemuda secara umum. 

Edaran ini, kata Asrorun, diharapkan menjadi acuan bagi berbagai pihak dalam mengantisipasi dampak buruk judi online.  

Kemenpora juga mendorong pemuda untuk mengikuti berbagai kegiatan positif sebagai alternatif penyaluran minat dan bakat. Program seperti pekan kreativitas, kegiatan olahraga, seni, wirausaha muda, dan pelatihan kepemimpinan menjadi fokus utama.  

“Hal ini untuk menyalurkan minat bakat di bidang kewirausahaan dan kepemimpinan ini menjadi suatu alternatif,” kata Asrorun.  

Lebih jauh, dia menyatakan bahwa bagi para pemuda yang sudah terpapar judi online, Kemenpora berkomitmen melakukan rehabilitasi. Langkah ini, penting untuk memastikan pemulihan dan mencegah dampak lebih lanjut pada kehidupan pemuda.  

“Begitu terpapar (judol) maka komitmen rehabilitasi untuk memulihkan mereka ke jalan yang benar,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya