Berita

Tangkapan layar istri mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong, Franciska Wihardja/RMOL

Hukum

Istri Ungkap Pesan Tom Lembong dari Rutan Salemba

SENIN, 25 NOVEMBER 2024 | 14:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Istri mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong, Franciska Wihardja, mengungkap pesan dari sang suami yang berada di Rutan Salemba, Jakarta. 

Francisca mengatakan bahwa Tom Lembong menitip pesan kepada semua pihak yang turut serta memberikan dukungan.  

“Beliau hanya mengucapkan banyak terima kasih, dan dia tuh terharu sekali dengan dukungan semua orang yang dia tidak kenal, yang dia kenal, dengan doa dan semua yang memberikan,” ungkapnya usai sidang di depan ruang sidang Prof Oemar Seno Adji, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin siang, 25 November 2024.


Franciska menuturkan, sang suami hanya bercerita kepada dirinya atas apa yang dialami belakangan ini. Bahkan, Tom Lembong merasa haru atas semua hal yang menimpanya. 

“Saya hanya bisa bercerita sama dia, apa yang saya baca, apa yang saya terima. Dan beliau itu sangat terharu dan benar-benar berterima kasih sedalam-dalamnya,” tuturnya. 

Sebagai istri, Franciska dan sang suami pun hanya bisa berdoa agar mendapatkan keadilan di negeri ini.

“Dan pasti berdoa bahwa Tuhan akan mengabulkan dia jadi yang dia inginkan, yang terbaik buat negara ini itu yang dia selalu dilakukan dan apa yang dia selalu inspirasikan kepada kami semua keluarga dan teman-teman,” tutupnya.

Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong ditahan di rumah tahanan (rutan) Salemba, Jakarta. 

Penahanan dilakukan usai Tom Lembong ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan pada tahun 2015-2016.

"Bahwa terhadap kedua tersangka dilakukan penahanan di rutan selama 20 hari ke depan. Untuk tersangka TTL di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Abdul Qohar di Kejagung, Jakarta Selatan pada Selasa, malam 29 Oktober 2024.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya