Berita

Tim Trauma Healing Polri bersama anak-anakterdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki/Ist

Presisi

Trauma Healing Polri Dampingi Anak-Anak Korban Erupsi Lewotobi Laki-Laki

SENIN, 18 NOVEMBER 2024 | 13:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Erupsi gunung Lewotobi Laki-Laki turut menjadi perhatian Polri. Dalam upaya membantu pemulihan warga terdampak, Biro Psikologi Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri menerjunkan Tim Trauma Healing.

Tim ini diterjunkan ke lima titik posko pengungsian, yakni posko Ile Gerong, posko Bokang, posko Epu Tobi, posko Konga, dan posko Lewolaga.

"Pendekatan trauma healing ini tidak hanya berbasis psikologi klinis, tetapi melibatkan pendekatan humanis dan budaya lokal," kata Kepala Biro Psikologi SSDM Polri, Brigjen Kristiyono, Senin, 18 November 2024.
 

 
Berdasarkan pantauan, anak-anak menjadi paling terdampak secara psikologis. Berbagai kegiatan interaktif, seperti permainan edukasi, permainan energizer pun dilakukan tim kepada anak-anak terdampak.

"Kegiatan ini dirancang untuk mengalihkan perhatian mereka dari pengalaman traumatis serta memulihkan kemampuan dalam menjalin kontak sosial," sambungnya.

Sementara itu, Psikolog Madya Biro Psikologi SSDM Polri, Kombes Yenny Rosmalawati Dewi menyebut orang dewasa di pengungsian juga diberikan perhatian khusus melalui sesi terapi pernafasan yang diaplikasikan secara individu maupun kelompok.

Pendekatan ini dilakukan untuk meredakan rasa cemas serta memastikan mereka  mendapatkan perhatian dalam situasi yang penuh tekanan.

"Sesi relaksasi menggunakan teknik Pernafasan Lima Jari dan Teknik Grounding diberikan kepada kategori dewasa," jelas Kombes Yenny.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya