Berita

Danpuspom TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto/Istimewa

Pertahanan

Buntut Penyerangan Warga, 45 Prajurit TNI dari Yon Armed-2/KS Diperiksa Pomdam

RABU, 13 NOVEMBER 2024 | 20:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Aksi penyerangan yang dilakukan sejumlah anggota TNI terhadap warga sipil di Desa Cinta Adil, Deli Serdang, segera ditangani Pomdam 1 Bukit Barisan.

Sejauh ini 45 prajurit TNI yang berasal dari satuan Yon Armed-2/KS sudah diperiksa oleh Pomdam 1 Bukit Barisan.

Pemeriksaan dilakukan terkait kasus penyerangan kepada warga di Desa Cinta Adil, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat, 8 November 2024.


"Dari Pomdam sekarang ini sudah mengamankan hampir sekitar 45 orang," kata Danpuspom TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu, 13 November 2024.

Lanjut Yusri, mereka yang diamankan akan didalami soal penyerangan terhadap warga. Bila nantinya terbukti, maka mereka akan diberikan sanksi. 

"(Ada) Yang terlibat langsung dalam kegiatan kejadian penganiayaan tersebut, kemudian ada yang mungkin yang provokatornya atau mungkin ada yang sekadar ikut-ikut," imbuh Yusri.

Sebelumnya, aksi penyerangan dilakukan puluhan personel TNI yang berasal dari Yon Armed-2/KS. Akibat penyerangan tersebut, 8 orang warga terluka dan seorang warga bernama Raden Barus (60) meninggal.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya