Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Harus Berintegritas, Jangan Pilih Pemimpin yang Punya Riwayat Korupsi

SELASA, 12 NOVEMBER 2024 | 19:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemimpin haruslah orang yang punya integritas. Terutama, pemimpin harus orang-orang yang terbebas dari rekam jejak jerat kejahatan korupsi.

Begitu dikatakan Dewan Pembina Relawan Kerja (RK) Ecosystem, M. Arief Rosyid dalam diskusi publik bertajuk "Jakarta Layak Huni, Lingkungan Kita Benahi" di Johar Baru, Jakarta Pusat.

"Lima tahun ini harus terukur, langkah-langkah apa dan bagaimana. Kita jangan salah memilih pemimpin yang tidak punya integritas, apalagi ada riwayat korupsi," ujar Arief Rosyid dalam keterangannya, Selasa, 12 November 2024.


"Coba cek di Google, ada pasangan yang sudah disebut-sebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini bahaya kalau kita memilih pemimpin yang udah disebut KPK. Kita harus punya pemimpin yang bersih jangan yang korupsi," imbuhnya.

Selain itu, Arief juga menekankan pentingnya memilih pemimpin yang dekat dan mengayomi anak-anak muda dalam pembangunan Jakarta.

Seperti pasangan Ridwan Kamil-Suswono, kata dia, merupakan pasangan yang berpihak pada anak muda di Jakarta yang terlihat pada program dan visi-misinya. 

"Keberpihakan Rido terhadap orang muda, terlihat dari keinginan untuk mengembangkan industri kreatif, dan itu banyak jejaknya di Bandung," tuturnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya