Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Harga Bitcoin Kembali Ngegas ke Rekor Tertinggi Rp1,2 Miliar, Pengaruh Trump?

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 13:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Mata uang kripto, Bitcoin terpantau kembali melonjak ke rekor tertinggi pada perdagangan Minggu 10 November 2024 waktu setempat.

Seperti dikutip Reuters, mata uang kripto terbesar di dunia dilaporkan naik menjadi 81.287 Dolar AS (Rp1,2 miliar), melampaui puncak tertinggi pada pekan lalu sebesar 75 ribu Dolar AS, setelah Donald Trump memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat.

Di sepanjang tahun ini, Bitcoin tercatat telah melonjak 80 persen. Mayoritas investor Bitcoin disebut cenderung mendukung Trump daripada Kamala Harris dalam Pilpres AS kali ini, dengan harapan bahwa Trump dapat kembali ke Gedung Putih untuk membawa regulasi yang lebih lunak bagi mata uang kripto.


Trump dan anak-anaknya sendiri juga telah terjun ke bisnis kripto baru yang disebut World Liberty Financial, sehingga membuat investor kripto lebih memberikan dukungannya kepada mantan presiden AS itu.

"Industri ini masih sangat muda dan sangat berkembang. Saya percaya akan hal itu," kata Trump tentang industri mata uang kripto pada saat meluncurkan World Liberty Financial pada 16 September lalu.

Trump juga pernah menyebut mata uang kripto dapat menentukan masa depan. Ia menginginkan aset digital ini ditambang, dicetak, hingga bisa diciptakan di AS.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya