Berita

Para WNI, mahasiswa dan pelajar di Washington DC yang menyambut hangat kedatangan Presiden Prabowo Subianto, Minggu, 10 November 2024/Instagram resmi @prabowo

Dunia

WNI di Washington DC Sambut Prabowo dengan Tangisan Antutias, Rela Menunggu Tiga Jam

Laporan: Jelita Mawar Hapsari
SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 12:01 WIB

Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, tiba di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, pada Minggu, 10 November 2024, waktu setempat, dalam rangka kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS). Setelah sebelumnya, melakukan kunjungan kerja ke Beijing, China.

Sesampainya di sana, Prabowo disambut oleh sejumlah pejabat tinggi, antara lain Duta Besar AS untuk Indonesia Kamala Shirin Lakhdhir, Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Washington DC I Bagus Made Bimantara, Atase Pertahanan KBRI Washington DC Marsma TNI Wisoko Aribowo, Kepala Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Washington DC Gustaav Ferdinandus, dan Acting Chief of Protocol Ethan Rosenzweig.

Kedatangan Presiden Prabowo juga disambut dengan antusiasme oleh ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah menunggu di depan hotel tempatnya menginap. Mereka terdiri dari ibu-ibu diaspora, pelajar, dan mahasiswa yang ingin bertemu dengan sang Presiden.


“Aduh, luar biasa banget saya nunggu dari tiga jam yang lalu dari sini dengan suami saya dan teman-teman semua. Sempat salaman, fotonya nggak sempat selfie tapi saya sempat foto beberapa selfie dengan Mas Didit (anak Prabowo),” ujar seorang WNI, Susan Togas.

Antusiasme juga terlihat di kalangan mahasiswa, yang dengan bersemangat memanggil nama Prabowo ketika ia tiba di lobi hotel.

"Pak Prabowo, foto Pak!" teriak mereka.

Prabowo pun menghampiri mereka, menyalami satu per satu, berbincang sebentar, dan berfoto bersama. Beberapa mahasiswa mengaku merasa tegang saat pertama kali bertemu langsung dengan Presiden.

“Cukup menegangkan ya menunggu Pak Prabowo. Ini pertama kali kami bisa melihat Pak Prabowo sejak kami di AS pada saat pelantikannya,” ungkap Bella, seorang mahasiswa dari Johns Hopkins University.

Bella, yang tengah menempuh program Master di bidang Strategi, Keamanan Siber, dan Intelijen, berharap kunjungan Presiden Prabowo ke AS bisa memperkuat sektor keamanan siber dan pertahanan Indonesia. 

“Karena bidang saya adalah keamanan siber, dan Pak Prabowo memiliki latar belakang militer dan fokus pada keamanan siber, harapannya keamanan siber Indonesia bisa semakin baik dan mampu menangani tantangan keamanan siber dengan lebih efektif,” tambahnya.

Mahasiswa lainnya, Zudika Siahaan, yang juga berasal dari Johns Hopkins University, mengungkapkan kegembiraannya meski harus menunggu lama.

“Walaupun sempat menunggu sekitar dua jam, tapi tetap semangat nunggunya, saat Pak Presiden datang, langsung minta foto-foto juga,” ujarnya. 

Zudika berharap kunjungan Prabowo ke AS dapat memberikan dampak positif bagi Indonesia, seperti prestasi internasional untuk Indonesia di bidang film dan olahraga.

Tak mau kalah, seorang diaspora asal New York, Diana, juga mengungkapkan kegembiraannya bertemu dengan Prabowo setelah menunggu sejak pukul 04.00 pagi. Diana mengaku telah menantikan momen ini sejak 2014. 

“Dari pagi kita udah start datang ke sini, naik bus sempat telat jadi harus double bus lagi, ganti lagi tapi nggak apa-apa demi ketemu Presiden. Saya sampai menangis, terharu banget perjuangan kita. Alhamdulillah Pak Prabowo jadi presiden. We love you, Pak,” kata Diana dengan penuh haru.

Dalam kunjungan resminya, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk melakukan sejumlah pertemuan, salah satunya dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Pertemuan tersebut direncanakan akan berlangsung di Gedung Putih pada Selasa, 12 November 2024.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya