Berita

Kabid Humas Polda Banten Kombes Didik Hariyanto/Ist

Presisi

Guru Honorer Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Tahanan Polda Banten

SENIN, 11 NOVEMBER 2024 | 04:07 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Seorang tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten berinisial BK (35) tewas gantung diri pada Jumat, 8 November 2024 sekitar pukul 08.45 WIB.

"Tersangka BK ditemukan dalam keadaan tergantung dengan ikat pinggang. Pelaku sudah tidak bernyawa yang diduga bunuh diri," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Didik Hariyanto dalam keterangan resmi yang diterima Minggu, 10 November 2024.

BK merupakan guru honorer asal Kabupaten Lebak yang ditangkap penyidik terkait penyalahgunaan narkoba jenis ganja.


BK ditangkap di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak Banten pada Rabu, 6 November 2024.

Dari tangan BK, penyidik menyita barang bukti dua buah paket plastik putih bening isi ganja dengan berat bruto +69,79 gram, dan 1 buah handphone merek Xioami warna biru milik pribadi.

"Pelaku mengaku mendapatkan narkotika jenis tanaman ganja tersebut dari Ed yang saat ini berstatus DPO," kata Didik.

Tersangka dan barang bukti dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

BK gantung diri saat ditempatkan di ruang khusus Ditresnarkoba Polda Banten, dalam rangka pengembangan.

Usai mendapati BK meninggal, tim Inafis dari Ditreskrimum Polda Banten melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama penyidik dari Bidang Propam serta Bidang Dokkes Polda Banten. 

Jenazah BK telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

"Saat ini masih dilakukan pendalaman terkait penyebab kematian tersangka sambil menunggu hasil visum dari Biddokkes Polda Banten," kata Didik.

Didik mengatakan, Kapolda Banten turut berduka cita atas meninggalnya BK.

"Kapolda Banten menyampaikan ucapan belasungkawa kepada pihak keluarga atas wafatnya almarhum BK, semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT," tutup Didik.



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya