Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa/Repro

Bisnis

Breaking News! APBN Tekor Rp309,2 Triliun pada Oktober 2024

JUMAT, 08 NOVEMBER 2024 | 14:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Oktober 2024 tercatat mengalami defisit sebesar Rp309,2 triliun atau 1,37 presen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Defisit APBN hingga akhir Oktober Rp309,2 triliun atau kalau dalam GDP 1,37 persen terhadap PDB," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KiTa pada Jumat 8 November 2024.

Meski defisit kian melebar, bendahara negara itu mengatakan bahwa angka itu masih on track dari yang ditargetkan pemerintah 2,29 persen dari PDB.


"Ini masih lebih kecil dibanding pagu defisit ABPN 2024 yang telah ditetapkan bersama DPR," sambungnya.

Sebagai informasi, defisit APBN per Oktober 2024 ini terjadi imbas belanja negara yang mencapai Rp2.556,7 triliun (atau 76,9 persen dari pagu anggaran), naik 14,1 persen secara tahunan (yoy).

"Belanja negara ini sangat tinggi dibandingkan bulan sebelmunya, yang memberikan dampak perekonomian yang sangat baik," katanya

Sementara pendapatan negara hanya sebesar Rp2.247,5 triliun (80,2 persen dari pagu anggaran), naik tipis 0,3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (yoy).

Selain itu, keseimbangan primer menjadi Rp97,1 triliun atau turun dari Rp161,8 triliun pada posisi September 2024.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya