Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

The Fed Pangkas Suku Bunga, Harga Emas Dunia Melejit

JUMAT, 08 NOVEMBER 2024 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Harga emas melompat lebih dari satu persen. Lompatan terjadi dipicu oleh depresiasi dolar AS pada Kamis 7 November 2024 waktu Amerika Serikat. Sementara Federal Reserve atau The Fed memangkas suku bunga seperempat poin persentase seperti yang diprediksi secara luas.

Dilaporkan oleh Reuters, harga emas spot melonjak 1,2 persen menjadi 2.691,36 Dolar AS per ons pada Kamis atau Jumat dini hari di pukul 02.22 WIB. Sebelumnya, emas jatuh ke level terendah dalam tiga minggu pada sesi Rabu. 

Emas berjangka Amerika Serikat ditutup 1,1 persen lebih tinggi menjadi 2.705,80 Dolar AS per ons.


Seorang  trader logam independent, mengatakan, emas masih dalam bull market yang kuat. Belum ada peristiwa minggu ini, dari pemilihan umum hingga keputusan the Fed, yang mungkin akan mengubahnya. 

"Kecuali Powell condong ke arah jeda hari ini, emas kemungkinan akan kembali mengalami kerugian spontan kemarin," katanya. 

The Fed menurunkan suku bunga acuan ke kisaran 4,50-4,75 persen, dengan perumus kebijakan memperhatikan job market yang "secara umum menyusut".

Investor sekarang menantikan komentar dari konferensi pers Chairman Fed Jerome Powell untuk isyarat lebih lanjut tentang jalur kebijakan moneter, sementara indeks Dolar (Indeks DXY) turun 0,6 persen terhadap sekeranjang enam pesaingnya setelah melejit ke level tertinggi. 

Perak spot melambung 1,8 persen menjadi 31,71 Dolar AS per ons, platinum naik 0,6 persen jadi 992,65 Dolar AS dan paladium merosot 1,3 persen ke posisi 1.021,25 Dolar AS.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya