Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

OPEC+ Tunda Peningkatan Produksi, Harga Minyak Melambung 3 Persen

SELASA, 05 NOVEMBER 2024 | 10:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan OPEC+ menunda rencana peningkatan produksi selama sebulan ikut mengerek harga minyak hampir 3 persen pada Senin 4 November 2024.

Dikutip dari Reuters, harga minyak berjangka Brent naik 1,98 Dolar AS, atau 2,7 persen menjadi 75,08 Dolar AS per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,98 Dolar AS atau 2,85 persen menjadi 71,47 Dolar AS.

Ini berbalik dengan laporan Minggu lalu, di mana harga minyak Brent turun sekitar 4 persen, sementara harga minyak mentah WTI turun sekitar 3 persen.


Pada Minggu 3 November 2024, OPEC+ mengatakan akan memperpanjang pemangkasan produksi sebesar 2,2 juta barel per hari (bph) untuk satu bulan lagi pada bulan Desember, dengan peningkatan yang sudah tertunda sejak Oktober karena turunnya harga dan lemahnya permintaan.

"Perpanjangan hingga kuartal keempat tahun 2024 menimbulkan keraguan atas komitmen grup (atau sarana) untuk mengembalikan pasokan sama sekali pada tahun 2025," kata Walt Chancellor, seorang ahli strategi energi di Macquarie.

"Pengumuman tersebut dapat meredakan beberapa kekhawatiran akan perang harga OPEC+ yang baru," katanya.

Sementara itu, CEO perusahaan energi Italia Eni mengatakan bahwa pemotongan pasokan minyak OPEC+ dan upaya terbaru untuk menghentikannya telah meningkatkan volatilitas di pasar energi dan menghambat investasi dalam produksi baru.

Kenaikan harga minyak juga dipengaruhi sikap investor yang masih menunggu hasil pemilihan presiden AS yang akan digelar hari ini waktu setempat.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya