Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Politik

AHY: Infrastruktur Pantai Utara Jakarta Fokus Keselamatan Masyarakat

SELASA, 05 NOVEMBER 2024 | 10:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkomitmen menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir utara Jakarta melalui berbagai upaya infrastruktur dan penanganan lingkungan. 

“Kita tahu bahwa masyarakat pesisir utara Jakarta ini selalu terancam akan bencana, yaitu banjir rob. Land subsidence atau penurunan permukaan tanah itu terjadi setiap saat,” kata AHY melalui siaran persnya, Selasa, 5 November 2024.

AHY menjelaskan bahwa salah satu langkah penting dalam upaya ini adalah penyediaan suplai air baku dari Jatiluhur dan Karian untuk mengurangi eksploitasi air tanah yang selama ini menjadi faktor utama terjadinya penurunan tanah.


"Artinya kita berupaya agar menyelamatkan jiwa manusia. Jiwa masyarakat, saudara-saudara kita yang telah menghuni lokasi ini dari dulu," kata AHY.   

Selain itu, AHY menekankan bahwa pembangunan tanggul setinggi 4,8 meter di sepanjang pantai merupakan prioritas utama dalam melindungi masyarakat dari ancaman air pasang dan banjir. 

Sistem kolam retensi serta pompa disiapkan guna mengendalikan ketinggian air saat curah hujan tinggi, agar tidak menggenangi permukiman. 

AHY juga menyatakan bahwa proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) tengah dikaji lebih lanjut, terutama dalam mengantisipasi kebutuhan tanggul yang lebih besar di masa mendatang. 

Dalam kunjungannya bersama Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, Wamen PU Diana Kusumatuti, serta jajaran terkait lainnya, AHY meninjau langsung perkembangan penataan Kali Baru yang bertujuan mengurangi risiko banjir rob akibat penurunan muka tanah yang kian mengkhawatirkan.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya