Berita

Paguyuban Warga Sunda Kota Cilegon (Pagar Suci) menyerahkan senjata tradisional khas Tanah Sunda berupa Kujang kepada Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo/Ist

Politik

Pagar Suci Bekali Robinsar-Fajar Senjata Kujang

SENIN, 04 NOVEMBER 2024 | 18:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Paguyuban Warga Sunda Kota Cilegon (Pagar Suci) menyerahkan senjata tradisional khas Tanah Sunda berupa Kujang kepada Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo yang akan berlaga di Pilkada Cilegon 2024

Ketua Pagar Suci, Irfan Ali Hakim mengatakan, senjata Kujang diberikan sebagai simbol untuk Robinsar-Fajar agar kuat dan berani dalam melangkah.

"Itu sebagai simbol dari warga Sunda, agar tidak gentar menghadapi kendala apapun dalam perhelatan Pilkada ini, tidak usah gentar, karena kita sudah memberikan simbol kekuatan dalam bentuk cinderamata kujang," ujar Irfan dalam keterangannya, Senin, 4 November 2024..


Pada Pilkada 2024, kata Irfan, Pagar Suci mufakat memberikan dukungan kepada paslon nomor satu Robinsar-Fajar.

Menurutnya, dari seluruh penduduk Kota Cilegon, saat ini tercatat ada sekitar 12,7 persen atau sekitar 27 ribu orang Sunda yang telah menetap di Kota Cilegon.

"Mudah-mudahan cukup signifikan memberikan kemenangan di 27 November nanti," katanya.

Sementara, Calon Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo menyampaikan, dukungan Pagar Suci tersebut merupakan simbol kepercayaan dan amanah yang menguatkan langkah pada Pilkada 2024.

"Ini menjadi simbol bahwa seorang pemimpin harus berpegang teguh dengan komitmennya, ini juga menjadi simbol harapan masyarakat kepada kita," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya