Berita

Ketua Relawan Pramono Anung-Rano Karno (Pranko) untuk Jakarta, Zulfikar/Ist

Politik

Cagub-Cawagub Diingatkan Tak Dongkrak Popularitas Lewat Isu Kontroversial

KAMIS, 31 OKTOBER 2024 | 09:54 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Guyonan Cawagub DKI Jakarta Suswono soal janda kaya di Jakarta menikahi pria muda yang masih menganggur, masih menjadi sorotan publik.

Ketua Relawan Pramono Anung-Rano Karno (Pranko) untuk Jakarta, Zulfikar mengatakan, pernyataan Suswono soal janda kaya menunjukkan lemahnya gagasan ekonomi cagub-cawagub nomor urut 1.

"Akibatnya malah memancing kemarahan publik karena menggangu fondasi keagamaan," kata Zulfikar melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 31 Oktober 2024.


Padahal, kata Zulfikar, publik menunggu konsep ekonomi yang matang dalam membedah persoalan Jakarta.

"Jangan sampai ada kesan Pak Suswono hanya mencari popularitas dengan cara melontarkan isu kontroversial," kata Zulfikar.

Zulfikar turut mengingatkan semua pihak memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga situasi pilkada yang kondusif dan sejuk, dan membawa konsep yang matang dan terukur di ruang publik.

Cawagub DKI  Suswono melontarkan guyonan soal janda kaya di Jakarta menikahi pria muda yang masih menganggur, dalam agenda Bang Japar untuk Ridwan Kamil-Suswono di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Suswono mencontohkan kisah Nabi Muhammad yang menikah dengan Siti Khadijah. 

“Setuju ya? Coba ingat Khadijah. Tahu Khadijah? Dia kan konglomerat. Nikahi siapa? Ya Nabi (Muhammad) waktu itu belum jadi Nabi, masih 25 tahun. Pemuda kan? Nah, itu contoh (janda) kaya begitu,” ujar Suswono.




Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya