Berita

Wondr by BNI/Net

Bisnis

Wondr Jadi Langkah Nyata Transformasi Digital BNI

RABU, 30 OKTOBER 2024 | 11:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah nyata dilakukan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI/BBNI) dalam mewujudkan transformasi digital dan bisnis melalui rejuvenasi transaction banking platform. Salah satunya dengan peluncuran Aplikasi wondr by BNI.

Aplikasi yang diluncurkan tiga bulan lalu ini akan menggantikan aplikasi mobile banking sebelumnya, yakni BNI Mobile Banking. Tercatat bahwa dalam kurun waktu peluncuran tersebut, sebanyak 70 persen nasabah tabungan BNI berasal dari pengguna wondr by BNI. Bahkan 50 persen dari pengguna aktif aplikasi ini rutin bertransaksi.

Salah satu aspek terpenting bagi bank adalah perannya sebagai transactional banking. Atas dasar tersebut, Analis Trimegah Sekuritas, Jonathan Gunawan menilai bahwa layanan ini dapat meningkatkan rasio CASA (current account saving account), yang pada akhirnya dapat menurunkan biaya dana (cost of fund).


"Di sisi lain, nasabah juga merasa lebih nyaman menabung di BNI berkat kemudahan transaksi dan beragam fitur yang ditawarkan. Hal ini turut tercermin dalam peningkatan signifikan pada jumlah transaksi," kata Jonathan kepada wartawan Selasa, 29 Oktober 2024.

Dia mengingatkan agar BNI terus mengembangkan wondr agar mampu bersaing dengan bank lainnya. Fitur digital BNI nantinya dapat diintegrasikan ke dalam wondr, sehingga dapat meningkatkan pendapatan berbasis biaya (fee-based income) melalui cross-selling produk yang lebih efektif. Apalagi, sekarang wondr sudah menjadi KPI di cabang-cabang BNI.

Wondr by BNI berhasil menarik 1,2 juta lebih pengguna dalam sebulan pertama. Angka terus bertambah hingga mencapai 2 juta pengguna pada September 2024. Sementara transaksi meningkat dari 16,7 juta transaksi di bulan Agustus menjadi 29,7 juta transaksi pada September.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya