Berita

Kendaraan Maung Garuda buatan PT Pindad jadi pilihan untuk dijadikan mobil dinas para pejabat/Dok PT Pindad

Otomotif

Istana Pastikan Menteri Kabinet Merah Putih akan Gunakan Mobil Dinas Maung Pindad

SELASA, 29 OKTOBER 2024 | 17:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Para menteri dan pejabat di Kabinet Merah Putih dipastikan bakal menggunakan mobil dinas Maung produksi PT Pindad. Seluruh kendaraan dinas itu dibeli, bukan sekadar sewa.

"Ya jadi dong (mobil dinas Maung), semangatnya adalah kita harus punya mobil buatan sendiri," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Jakarta, Selasa, 29 Oktober 2024. 

"Ya kita beli, kita berinvestasi," sambungnya. 
 

 
Di sisi lain, Prasetyo belum bisa memastikan mobil dinas Maung ini bakal langsung diberikan kepada semua pejabat atau tidak. Sebab, pemerintah juga harus melihat kemampuan produksi PT Pindad. 

"Kalau rencananya semua kan (dapat mobil dinas Maung), belum tentu kita sudah mampu. Yang penting semangatnya. Kita hitung nanti," tutup Prasetyo. 

Sebelumnya para menteri, wakil menteri, dan kepala badan dalam Kabinet Merah Putih dikabarkan akan mendapat mobil dinas Maung produksi PT Pindad. 

Pihak Istana pun telah mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto memang memerintahkan agar semua pembantunya menggunakan mobil Maung. 

Perintah itu disampaikan Prabowo saat menggelar retreat di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada 25-27 Oktober 2024.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya