Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Cimory Raih Penghargaan Top Halal Award 2024

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 09:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (Cimory) berhasil meraih penghargaan bergengsi pada Top Halal Award 2024 yang diselenggarakan oleh IHATEC Marketing Research di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan. 

Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas komitmen Cimory pada kategori Yogurt dalam menghadirkan produk halal berkualitas bagi masyarakat Indonesia. 

Top Halal Award (THA) merupakan bentuk penghargaan kepada perusahaan dengan citra halal terbaik yang dinilai berdasarkan hasil survei Top Halal Index oleh IHATEC Marketing Research.  Top Halal Index mengukur performa merek melalui penilaian langsung oleh konsumen. Dari ribuan merek yang diukur, sekitar 300 merek berhasil meraih predikat Top Halal.    


Survei Top Halal Index dilakukan di 6 (enam) kota besar di Indonesia: Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan. Survei ini melibatkan 1.700 responden yang mayoritas berasal dari kalangan milenial. 

Survei ini mengukur tingkat pengenalan merek halal di berbagai kategori produk melalui wawancara langsung tanpa pilihan jawaban yang tersedia. Hasilnya, Cimory berhasil mendapatkan pengakuan yang luas dari para responden sebagai salah satu merek halal terfavorit di kategori makanan dan minuman.  

Direktur Dairy Manufacturing Cimory Bapak Pamungkas Bayu menegaskan bahwa Cimory berkomitmen untuk tetap konsisten mengutamakan kualitas dan kehalalan sambil terus melakukan inovasi dalam nutrisi dalam merespons tren dan kebutuhan konsumen. 

“Selama lebih dari dua dekade, Cimory terus berinovasi mengutamakan kualitas produk dan kepatuhan terhadap regulasi standar halal yang ketat. Penghargaan Top Halal Award 2024 ini merupakan bukti konsistensi kami dalam memastikan jaminan halal dalam setiap tahap produksi sekaligus mempertegas posisi Cimory sebagai pemimpin dalam industri makanan dan minuman halal di Indonesia,” tegas Bayu dalam keterangan yang dikutip Senin 21 Oktober 2024. 

Dua parameter utama yang dijadikan penilaian oleh IHATEC untuk menentukan brand yang mendapatkan penghargaan Top Halal adalah Brand Index dan Halal Index. 

Brand Index dibangun oleh top of mind awareness halal, merek yang dibeli atau digunakan terakhir kali (last usage), dan merek yang akan dibeli pada masa mendatang (future intention). Sementara Halal Index dibangun oleh diantaranya: informasi dan komunikasi kehalalannya, persepsi kehalalan proses produksi, persepsi kehalalan bahan baku, serta persepsi kemasan/penyajiannya.     

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para konsumen yang telah memilih Cimory sebagai salah satu merek halal terpercaya di kategori makanan dan minuman. Kami terus mengembangkan inovasi produk halal yang sejalan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia dan bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung pertumbuhan industri halal di Indonesia,” tambah Bayu.  

Cimory telah resmi tercatat sebagai emiten di Papan Utama Bursa Efek Indonesia dengan kode saham CMRY, pada 6 Desember 2021,  

Reputasi dan keberhasilan Cimory sangat erat terkait dengan kemampuan perusahaan dalam memberikan produk yang aman, berkualitas, dan bergizi ke pasar. TRO), berencana melakukan investasi peralatan pertambangan baru sebagai realisasi dari ekspansi bisnis. 

Perseroan akan mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar 400 juta Dolar AS selama tahun 2024-2025.

"Pembelian peralatan pertambangan dilakukan untuk mendukung proyek-proyek jasa penambangan baru, serta sebagai langkah pengembangan bisnis dan keberlanjutan usaha di masa mendatang," kata Perseroan dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Jumat 18 Oktober 2024. 

Perseroan tetap menerapkan 5 Pilar Strategi Jangka Panjang. Lima pilar tersebut yaitu Efisiensi Operasional dan Peningkatan Nilai bagi Pemangku Kepentingan, Peningkatan Penciptaan Nilai bagi Klien, dan Diversifikasi Portfolio Strategis. Selain itu, strategi berikutnya adalah Komitmen untuk Meningkatkan Kompetensi,serta Menciptakan Keunggulan dalam Keselamatan dan Kesehatan.

PTRO membukukan pendapatan sebesar 16,06 persen (yoy) pada semester pertama 2024 (1H24). 

Hal itu disebabkan oleh peningkatan pada pendapatan rekayasa dan konstruksi. Sementara, laba kotor relatif stagnan di tengah pertumbuhan pendapatan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya