Berita

Pelaksana Harian Presiden PKS Ahmad Heryawan/RMOL

Politik

Begini Kata PKS Soal Tidak Ada Kader di Kabinet Prabowo-Gibran

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 15:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak menunjuk kader terbaiknya untuk berada di pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pelaksana Harian Presiden PKS Ahmad Heryawan menuturkan PKS hanya mengendorse akademisi dari ITB Yassierli yang bakal diposkan di kementerian ketenagakerjaan.

“PKS mengendors seorang akademisi profesional di menaker, Kementerian tenaga kerja insya Allah,” kata Ahmad Heryawan di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Minggu, 20 Oktober 2024. 


Ditanya soal alasan PKS tidak mengajukan kader terbaiknya untuk masuk di pemerintahan, Aher menuturkan keputusan mengusung gurubesar ITB itu merupakan hasil musyawarah mufakat di internal partai.

“Itulah pilihan kita, itulah hasil musyawarah kita,” ucapnya.

Mantan Gubernur Jawa Barat itu menegaskan tidak ada deal apapun antara PKS dengan Yassierli yang bakal masuk ke dalam kabinet Indonesia Maju Prabowo-Gibran.

“Nggak ada, biasa-biasa aja, kesepakatan aja,” tutupnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya