Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Waskita Karya Rugi Rp3 Triliun di Kuartal III-2024

KAMIS, 17 OKTOBER 2024 | 16:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan pelat merah di sektor konstruksi, PT Waskita (Persero) Tbk (WSKT) mencatat kerugian bersih sebesar Rp3 triliun pada kuartal III-2024.

Angka ini membengkak sebesar 5,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana kerugian tercatat Rp2,83 triliun.

Akibat dari kerugian tersebut, rugi per saham WSKT naik menjadi Rp104,22 per saham dari sebelumnya Rp98,39 per saham.


Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada Senin 14 Oktober 2024, penurunan pendapatan sebesar 13,2 persen menjadi Rp6,78 triliun menjadi salah satu penyebab utama memburuknya kondisi perusahaan ini.

Segmen jasa konstruksi masih menjadi penyumbang utama pendapatan Waskita, diikuti oleh penjualan beton pracetak serta proyek infrastruktur lainnya. Meskipun beban pokok juga mengalami penurunan, laba kotor perusahaan hanya mencapai Rp1,03 triliun, namun terkuras oleh biaya penjualan dan administrasi.

Selain itu, beban keuangan Waskita yang tercatat sebesar Rp3,45 triliun pada September 2024 turut memperberat kondisi keuangan perusahaan sehingga secara operasional WSKT mencatat kerugian sebesar Rp3,61 triliun.

Dari sisi neraca, Waskita juga mengalami penurunan baik pada aset, utang, maupun modal. Aset perusahaan tercatat sebesar Rp88,67 triliun dengan ekuitas mencapai Rp8,09 triliun. 

Sehingga akumulasi defisit yang dialami perusahaan tersebut mencapai Rp16,7 triliun, sementara posisi kas perusahaan masih relatif stabil sebesar Rp1,36 triliun.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya