Berita

Presiden Joko Widodo bersama Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan di Aceh/Ist

Politik

Bersama Kepala BIN, Jokowi Resmikan Gedung Amanah Aceh

SELASA, 15 OKTOBER 2024 | 14:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) akhirnya diresmikan Presiden Joko Widodo.

Peresmian tersebut dilakukan Kepala Negara di Gedung Amanah, Ladong, Aceh Besar didampingi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan; Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan beberapa pejabat lain, Selasa, 15 Oktober 2024.

Sebelum meresmikan Gedung Amanah, Kepala Negara terlebih dahulu berkeliling melihat berbagai stand karya anak muda Aceh. Presiden Jokowi juga berinteraksi dengan pemuda-pemuda Amanah dari berbagai latar belakang, mulai dari pengusaha muda, petani muda, seniman, content creator dan pegiat kreatif muda lain.


Presiden Jokowi mengaku kagum melihat inovasi dan kreativitas anak-anak muda di Aceh.

“Saya lihat sangat kreatif dan inovatif, baik itu di urusan fashion, utamanya muslim fashion, desain, betul-betul sangat berkelas, menurut saya sangat berkelas,” puji Jokowi.

Kepala Negara menjelaskan, sumber daya manusia (SDM) unggul merupakan salah satu upaya dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian ekonomi, geopolitik, hingga dampak perubahan iklim.

“Kunci kita adalah menciptakan SDM unggul, sehingga bisa berkompetisi dengan negara lain. Alhamdulillah ekonomi kita masih tumbuh 5,08 persen dan kita harapkan pelantikan presiden baru ekonomi jauh lebih baik,” kata Jokowi.

Sementara itu, Kepala BIN, Budi Gunawan mengungkapkan terima kasihnya kepada Presiden Jokowi yang telah menyebarkan pembangunan secara merata di seluruh Indonesia.

Menurutnya, Amanah merupakan salah satu inisiatif yang lahir dari pemikiran Jokowi untuk mendukung generasi muda di Aceh. Setelah suksesnya PYCH di Papua, Amanah hadir di Aceh.

“Amanah adalah buah pemikiran Presiden Jokowi untuk anak muda Aceh setelah peresmian PYCH di Papua," jelas Budi Gunawan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya