Berita

Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan/Istimewa

Politik

Pilkada Jabar 2024

Dedi-Erwan Masih Terlalu Tangguh

SELASA, 15 OKTOBER 2024 | 05:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tergambar dalam hasil survei Indikator Politik terbaru, Paslon Cagub dan Cawagub Jabar, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan, tampaknya masih terlalu tangguh untuk dikalahkan dalam Pilgub Jabar kali ini.

Dalam rilis yang digelar pada Senin, 14 Oktober 2024, paslon nomor urut 4 itu masih menduduki posisi pertama dengan 75,7 persen. Di posisi kedua ada Syaikhu-Ilham dengan 13,8 persen; ketiga Acep-Gita 4,2 persen; dan paling buncit Jeje-Ronald dengan 2,7 persen.

Survei tersebut dilakukan periode 3-12 Oktober 2024 melibatkan 1.200 responden dengan margin of error +- 2,9 persen dan tingkat kepercayaan menyentuh angka 95 persen. 


Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, Pilgub Jabar kali ini sangat berbeda dari sebelumnya yang sangat kompetitif.

"Biasanya Jabar kompetitif dan biasanya pemenang Pilgub tak lebih dari 40 persen. Saya belum pernah melihat Pilkada antara peringkat pertama dan kedua timpangnya begitu besar," ucapnya, dikutip RMOLJabar, Senin, 14 Oktober 2024.

Tak hanya dari sisi elektabilitas, Dedi-Erwan juga memiliki modal dari sisi popularitas yang nyaris 100 persen. Sementara calon lainnya hanya di bawah 30 persen. 

"Ini calon banyak tapi kurang kompetitif," ujarnya.

Dalam forum yang sama, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Djayadi Hanan mengungkapkan, pasangan Dedi-Erwan (Dermawan) sangat sulit dikalahkan atau sekadar disaingi oleh ketiga lawannya.

"Sulit sekali Dedi Mulyadi untuk dikalahkan atau lawan-lawannya untuk menyaingi," kata Djayadi.

Bahkan, lanjut dia, jika angka orang yang belum menentukan pilihan dan pemilih lemah dalam survei disatukan untuk mendongkrak calon lain, masih sangat sulit untuk mengalahkan Dedi Mulyadi.

"Secara statistik sulit lawan untuk menjadi pesaing yang kompetitif bagi Dedi Mulyadi," terangnya.

Tak jauh berbeda juga diungkapkan pengamat politik dari UPI, Karim Suryadi. Menurutnya capaian Dedi Mulyadi merupakan buah kerja keras yang telah ditanam sejak lama. Sementara calon lain baru muncul ke permukaan.

Karim mengatakan, kerja politik Dedi Mulyadi juga masih terus dilakukan hingga kini. Bahkan saat Karim melakukan pekerjaan keliling Jabar hanya baliho atau spanduk yang terpasang hingga ke pelosok desa.

"Karena semua aman bagi Dedi Mulyadi, nyaris kalau main bola tinggal ball position saja dengan catatan KPU-nya tidak seperti Oman, tidak ada tambahan waktu," pungkas Karim.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya