Berita

Wamenag Saiful Rahmat Dasuki bersama peserta Moderasi beragama di Gereja Kristus Yesus (GKY)/Ist

Nusantara

Waspadai Kelompok Pengganggu Heterogenitas Umat Beragama

JUMAT, 11 OKTOBER 2024 | 20:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Moderasi beragama harus terus digalakkan demi memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Demikian disampaikan Wamenag Saiful Rahmat Dasuki saat menghadiri kegiatan Moderasi Beragama di Gereja Kristus Yesus (GKY), Pantai Indah Kapuk, Jakarta Barat, Jumat, 11 Oktober 2024.

“Karena dikhawatirkan kedepan ada kelompok-kelompok yang berpotensi mengganggu heterogenitas yang sudah kita bangun menjadi pembelahan di masyarakat," kata Saiful.


Saiful mengatakan bahwa program moderasi beragama ini adalah salah satu program prioritas dari 7 program prioritas Kemenag.

“Saya cukup bangga karena Gereja Kristus Yesus sudah menggunakan konsep digitalisasi dalam pelayanan umat,” kata Saiful.

Saiful menekankan bahwa moderasi beragama ini adalah konsep tatanan sosial yang sudah diajarkan oleh orang tua dan para leluhur yang sudah diterapkan.

“Hari ini kita hanya mendorong dari konsep tersebut agar bisa terus kita lanjutkan dan perkuat," kata Saiful.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya