Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Istimewa

Politik

Prabowo Tak Akan Frontal Geser Jokowi

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 16:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketimbang menggunakan gaya Batak yang terang-terangan dan frontal, Prabowo Subianto tampaknya akan memilih gaya Jawa yang lebih halus untuk melepaskan peran Presiden Joko Widodo.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Center for Budget Analysist, Uchok Sky Khadafi, ihwal hubungan Jokowi dan Prabowo ke depan.

"Pak Prabowo ini memang enggak pakai gaya Batak ya, kalau gaya Batak kan terang-terangan, terbuka, ayo berantem. Prabowo ini ada rasa Jawa-nya juga," kata Uchok Sky Khadafi kepada RMOL, Kamis, 10 Oktober 2024.


Uchok menambahkan, Prabowo menyadari bahwa Jokowi punya peran besar terhadap dirinya. Itulah yang jadi pertimbangan Prabowo untuk menyingkirkan Jokowi secara halus ketika dirinya nanti menjadi presiden.

"Jadi, dia selama ini sudah pengalaman, Jokowi juga sebagai orang yang berjasa kepada dia karena sudah menjadikan dia sebagai presiden," jelasnya. 

"Dia pakai seni pelan-pelan untuk menggeser Jokowi. Karena, kalau Jokowi tidak digeser, itu nanti jadi bumerang bagi Prabowo sendiri," sambungnya.

Menurut Uchok, jika Prabowo terang-terangan menyingkirkan Jokowi, maka akan berbahaya baginya. Ketika menjadi kepala negara bisa saja akan diusik oleh orang-orang Jokowi.

"Bumerangnya di mana? Orang-orang yang saat ini mengkritik dan mem-bully Jokowi dan keluarganya, ini jadi musuhnya Prabowo. Itu nanti jadi bahaya buat dia," tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya