Berita

Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia/RMOL

Bisnis

Agen Asuransi Kerap Dipandang Sebelah Mata, Begini Kata PAAI

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 15:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Profesi menjadi agen asuransi kerap dipandang sebelah mata, padahal pekerjaan tersebut dapat menyelamatkan masa depan masyarakat.

Begitu yang disampaikan Ketua Panitia HUT ke-8 Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI), Herold saat menyoroti stigma negatif dari masyarakat terhadap profesi agen asuransi.

"Banyak orang yang meremehkan apa yang kami lakukan. Padahal, agen asuransi bukan hanya menjual produk, tapi juga menyelamatkan masa depan seseorang dengan memberikan kepastian dan harapan," katanya dalam konferensi pers di Menara Batavia, Jakarta, pada Kamis, 10 Oktober 2024.


Menurut Herold profesi ini juga berperan penting dalam memperkuat pondasi keuangan negara.

"Dengan semakin banyak masyarakat yang ikut asuransi, maka semakin besar pula dana yang terkumpul dari masyarakat yang dapat digunakan untuk pembangunan negara," tuturnya.

Selain itu, pendapatan yang meningkat dari para agen asuransi juga dapat meningkatkan pajak penghasilan yang dapat berkontribusi bagi negara.

Dalam HUT ke-8 PAAI ini, organisasi tersebut, kata Herold berharap dapat semakin berkembang dan kesadaran masyarakat akan pentingnya proteksi diri dan keluarga juga semakin meningkat.

Dalam hal ini, PAAI juga menekankan pentingnya kerjasama yang erat dengan regulator, seperti Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) untuk pertumbuhan industri asuransi di dalam negeri.

"Kolaborasi ini diperlukan untuk memastikan regulasi yang mendukung pertumbuhan industri, melindungi kepentingan konsumen dan menjaga profesionalisme agen dalam menjalankan tugasnya," tuturnya.

Untuk diketahui, keanggotaan PAAI sendiri terdiri dari agen asuransi yang bekerja di antaranya untuk Prudential Life Assurance, AXA Mandiri, Allianz Life Indonesia, AIA Financial, Sinarmas MSIG Life, hingga Manulife Indonesia.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya