Berita

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Direktur Group Business Development Telkom Honesti Basyir dan Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti, berlokasi di Hyperscale Data Center (HDC), Cikarang, Selasa 8 Oktober 2024/Ist

Bisnis

Gandeng NeutraDC, PLN Jamin Kestabilan Suplai Energi

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 01:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) yang bergerak di industri ekosistem infrastruktur data center, melakukan kerja sama strategis dengan PT PLN (Persero) perihal suplai energi yang terjamin dan stabil. 

Selain dapat memperkuat positioning NeutraDC sebagai AI-enabler, kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan energi yang sesuai dengan kebutuhan NeutraDC yang terus berkembang, terutama dalam menghadapi permintaan besar untuk kapasitas pusat data berbasis AI dan teknologi digital lainnya.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Direktur Group Business Development Telkom Honesti Basyir dan Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti, berlokasi di Hyperscale Data Center (HDC), Cikarang, Selasa, 8 Oktober 2024. Turut hadir Direktur Wholesale and International Service Telkom Bogi Witjaksono.


Dalam sambutannya, Direktur Wholesale and International Service Telkom Bogi Witjaksono menyampaikan apresiasi atas kolaborasi strategis yang tercipta dalam penandatanganan MoU yang telah dilakukan. 

"Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi kami, terutama dalam memperkuat ekosistem bisnis data center Telkom. Dalam pengembangan data center, tidak hanya infrastruktur yang kami siapkan, tetapi juga sinergi dengan PLN sebagai mitra strategis dalam hal penyediaan energi yang sangat penting bagi operasional perusahaan. Ini adalah bagian dari strategi kami untuk menjadikan data center sebagai growth engine baru di tengah ketatnya persaingan industri,” ujar Bogi dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu, 9 Oktober 2024.

Selaras, Direktur Group Business Development Telkom Honesti Basyir menekankan pentingnya untuk melakukan sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan industri. 

“TelkomGroup terus melakukan transformasi dan mendukung digitalisasi sebagai keharusan di era saat ini. Tantangan seperti renewable energy dan perkembangan AI adalah isu kritis yang akan kita hadapi bersama, sehingga diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak,” ucap Honesti. 

“Kerja sama antara BUMN, seperti Telkom dan PLN sangat penting, karena ekosistem yang kita bangun akan lebih lengkap dengan dukungan energi yang andal. Kami yakin bahwa dukungan dari sektor energi akan mempercepat pengembangan infrastruktur digital kami, termasuk data center, untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin berkembang,” tambahnya.

Melalui kerja sama ini, PLN akan menyediakan infrastruktur tenaga listrik yang mampu mendukung pertumbuhan NeutraDC secara berkelanjutan, serta memungkinkan NeutraDC untuk terus mengoptimalkan teknologi terbaru dan memenuhi standar global dalam operasional pusat data.

CEO NeutraDC Andreuw Th.A.F menyampaikan bahwa kolaborasi ini tidak hanya menandai komitmen NeutraDC terhadap keberlanjutan energi, tetapi juga langkah strategis untuk mengukuhkan posisi NeutraDC sebagai pusat data terdepan di Indonesia. 

“Dengan dukungan energi dari PLN, kami akan mampu menyediakan layanan yang lebih stabil dan ramah lingkungan, sejalan dengan misi kami untuk memajukan ekosistem digital nasional," jelas Andreuw.

NeutraDC terus memperluas cakupan dan kapasitasnya. Termasuk, dengan penambahan kapasitas di Cikarang, serta pembangunan hyperscale data center Batam. Dengan adanya dukungan dari PLN, NeutraDC kini semakin siap untuk menyediakan layanan pusat data yang andal, hemat energi, dan berkelanjutan, selaras dengan visi Telkom dalam memperkuat infrastruktur digital nasional.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya