Berita

Shin Tae-yong kaget Indonesia pernah dibantai Bahrain/dok PSSI

Sepak Bola

Shin Tae-yong Kaget Indonesia Pernah Dicukur Bahrain 0-10

RABU, 09 OKTOBER 2024 | 18:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Timnas Indonesia sudah beberapa kali bertemu Bahrain. Bahkan, Tim Garuda pernah merasakan pil yang sangat pahit saat digulung Bahrain dengan skor telak 0-10.

Pelatih Shin Tae-yong sampai kaget dan melongo saat diberi tahu soal kekalahan telak Indonesia yang terjadi pada 29 Februari 2012 itu.

Akan tetapi, pelatih asal Korea Selatan itu tak berpikir untuk balas dendam atas kekalahan tragis tersebut. Dia meminta anak asuhnya tampil baik untuk meraih poin di kandang Bahrain pada laga yang digelar Kamis malam, 10 Oktober 2024.


"Daripada kita memikirkan balas dendam atas kekalahan itu, kita lebih baik berfokus ke permainan," ucap Shin Tae-yong, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu, 9 Oktober 2024.

"Bagaimana kita bisa menunjukkan permainan yang kita suka dan permainan yang kita rencanakan," tegasnya.

Kekalahan telak Indonesia dari Bahrain pada 12 tahun lalu itu tak lepas dari konflik internal di dalam tubuh PSSI. Sehingga PSSI pun tak bisa memanggil pemain-pemain terbaik yang ada untuk membela Merah Putih.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya