Berita

Donald Trump dan Elon Musk/Net

Dunia

Elon Musk Tetap all in Donald Trump

SELASA, 08 OKTOBER 2024 | 11:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Beberapa minggu jelang pemilihan presiden Amerika Serikat, miliarder pemilik SpaceX Elon Musk semakin bersemangat berkampanye untuk mendukung kemenangan Donald Trump. 

Setelah tampil bersama Trump pada kampanye besar-besaran di Pennsylvania, kini orang terkaya di dunia itu melakukan wawancara ekslusif dengan jurnalis Tucker Carlson dalam sebuah siaran Fox News pada Senin, 7 Oktober 2024 waktu setempat. 

Pada kesempatan itu Musk mendorong narasi yang positif untuk Trump, juga memperingatkan bahwa kemenangan Kamala Harris dari Partai Demokrat akan membahayakan demokrasi. 


“Pandangan saya adalah jika Trump tidak memenangkan pemilu ini, maka ini adalah pemilu terakhir yang akan kita adakan,” ujar Musk. 

Dalam wawancara selama hampir dua jam dengan Carlson,  Musk mengatakan bahwa dia memberikan dukungan penuhnya kepada sesama miliarder Trump.

“Jika dia kalah, akan sulit bagi Anda untuk berpura-pura tidak pernah mendukungnya. Aku all in (Trump), sayang," jawab Musk.

Musk dilaporkan berencana untuk melakukan sejumlah kunjungan di negara-negara bagian yang menjadi medan pertempuran pemilu dalam beberapa minggu mendatang. 

Selama akhir pekan, dia meluncurkan sebuah program yang menjanjikan untuk membayar 47 dolar AS (Rp736 ribu) kepada siapa saja yang mendukung petisi kebebasan berbicara di Pennsylvania, Georgia, North Carolina, Arizona, Michigan, Wisconsin, dan Michigan.

Skema ini bertujuan untuk meniru program rujukan sukses yang pernah digunakan pengusaha kelahiran Afrika Selatan dengan mobil listrik Tesla miliknya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya