Berita

Ketua MPR RI periode 2024-2029, Ahmad Muzani/Ist

Politik

Muzani Taktik Gerindra Amankan Pelantikan Prabowo-Gibran

SABTU, 05 OKTOBER 2024 | 13:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penugasan Ahmad Muzani sebagai Ketua MPR RI dilakukan Partai Gerindra untuk menjaga kelancaran pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan.

Agenda terdekat, penunjukan Ahmad Muzani disinyalir untuk menjaga Prabowo-Gibran bisa dilantik dengan lancar sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029 pada 20 Oktober nanti. 

"Gerindra berkepentingan menduduki posisi ketua MPR RI guna memastikan proses pelantikan Prabowo-Gibran berjalan tanpa dinamika tertentu di internal MPR, termasuk riak-riak di luar parlemen," ujar  Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (5/10).


Di samping itu, "jatah" Ketua MPR juga disinyalir menjadi jalan tengah antara Gerindra dan dua parpol teratas di Pemilu 2024, yakni PDIP dan Golkar.

Untuk PDIP sebagai parpol pemenang Pileg 2024 sudah mendapat kursi Ketua DPR RI yang kembali dipegang Puan Maharani.

"Sementara Golkar tidak melakukan manuver karena menghargai posisi politik Gerindra sebagai ketua Koalisi KIM Plus. Dan mungkin saja Golkar akan mendapatkan kompensasi lebih di kabinet Prabowo-Gibran akibat melepas posisi ketua MPR ke Gerindra," sambung Subiran.

Melihat peta politik ini, Subiran  meyakini meyakini pelantikan Prabowo-Gibran bisa berjalan lancar dengan diangkatnya Ahmad Muzani sebagai Ketua MPR. 

"Sehingga ketika posisi ketua MPR dijabat Ahmad Muzani dari fraksi Gerindra, sudah sangat tepat," tutup Biran.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya