Berita

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman/RMOL

Politik

Mentan Sudah Buat Blue Print Ketahanan Pangan era Prabowo

SABTU, 28 SEPTEMBER 2024 | 16:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketahanan pangan yang menjadi salah satu misi Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto, kerangka kerja terperincinya atau blue print telah disiapkan Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-20 dan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) ke-26, di Hotel Intercontinental Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9).

"Insya Allah kami sudah membuat blue print untuk pangan 2024, 2025, 2029," ujar Amran.


Dia menjelaskan, blue print yang disusun Kementan untuk ketahanan pangan, bahkan sudah mulai dilaksanakan di beberapa daerah.

Salah satu yang telah diterapkan, diurai Amran adalah program pengembangan produksi pangan dalam negeri.

"Hari ini sudah mulai bekerja di lapangan, khususnya wilayah Merauke, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat. Kita membangun cluster pertanian modern," urainya.

Lebih lanjut, Amran mengharapkan program-program yang termuat dalam blue print ketahanan pertanian mampu menjadikan Indonesia mandiri dalam ketersediaan pangan.

"Pertanian modern adalah cluster ini sejajar dengan negara maju, sehingga nantinya produktivitasnya naik, produksinya naik, biayanya bisa turun 50 persen," tambahnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya