Berita

Eriko Sotarduga/RMOL

Politik

Wacana Pertemuan dengan Prabowo, Eriko Sotarduga Ungkap Megawati Senyum

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 20:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, mencuat ke publik. 

Meskipun belum ada kepastian jadwal, Ketua DPP PDIP, Eriko Sotarduga, memberikan sinyal positif terkait pertemuan tersebut.

Eriko menyatakan bahwa komunikasi politik seperti ini adalah hal yang wajar. Menurutnya, pertemuan antara kedua tokoh tersebut seharusnya tidak perlu dipermasalahkan.


"Dalam dunia politik yang tidak mungkin adalah menghidupkan orang mati, itu yang pasti tidak mungkin," ujarnya saat jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (26/9).

Eriko juga mengungkapkan bahwa Megawati merepons wacana tersebut dengan senyuman. 

“Sampai kemarin saya bertemu dengan Ibu Ketua Umum, dengan perkembangan yang ada, beliau tersenyum,” ungkapan. 

Mengenai waktu pasti pertemuan, Eriko meminta semua pihak untuk bersabar. Ia menekankan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan penuh dari Megawati. 

“Nah, mengenai waktunya, marilah kita tunggu. Kalau waktunya sudah ditentukan, namanya bukan kejutan lagi. Ini kan masih menduga-duga, seperti nama saya Eriko Sotarduga, ya memang kita sering menduga-duga,” tuturnya. 

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, juga sempat menyatakan bahwa pertemuan antara Megawati dan Prabowo akan segera digelar. Namun, detail waktunya belum bisa dipastikan.

Eriko menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa segala keputusan terkait pertemuan ini adalah hak prerogatif Megawati. 

“Nanti waktu yang apa, apakah nanti sebelum pada saat pelantikan ataukah sesudah, tentu kita tunggu saja. Karena kan itu adalah kewenangan Ibu Ketua Umum, tidak hak kami," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya