Berita

Calon Gubernur Sulawesi Tengah Ahmad Ali/RMOL

Politik

Lagi Disorot, Ahmad Ali Diduga Jiplak Program Daerah Lain di Pilkada

SABTU, 21 SEPTEMBER 2024 | 18:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon Gubernur Sulawesi Tengah Ahmad Ali, kembali menyita perhatian. Dia dituding menjiplak program dari daerah lain sebagai program yang ditawarkan kepada masyarakat.

Salah satu yang menyoroti dugaan penjiplakan itu adalah pengamat politik dari Universitas Tadulako, Irwan Waris.

Irwan mengatakan meniru program dari wilayah lain merupakan hal yang tidak elok. Dikhawatirkan, program tersebut tidak sesuai dengan kondisi masyarakat di Sulawesi Tengah. 


"Kalo kita meniru program lain yang ada di wilayah lain, selain tidak elok, khawatirnya bukan itu yang menjadi kebutuhan rakyat," ujar Irwan kepada wartawan, Sabtu (21/9).

Irwan mengatakan, Ahmad Ali sebagai calon gubernur perlu melakukan pengkajian dalam merancang program agar sesuai dengan kondisi masyarakat. Karena setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda-beda. 

"Mestinya tim sukses ini, tim sukses membuat visi misi yang menjadi kebutuhan rakyat," kata Irwan. 

Ahmad Ali merancang program asuransi bagi petani. Dia mengklaim, program tersebut bisa menjadi acuan bagi provinsi lain.

Padahal, kata Irwan lagi, program ini bukan hal baru di Indonesia, melainkan sudah dijalankan oleh banyak provinsi di tanah air. 

Program tersebut sudah berjalan di provinsi Lampung, Jawa Tengah, bahkan Kabupaten Bojonegoro juga melakukan program serupa. 

Masyarakat lanjut Irwan, lebih mengharapkan rancangan program yang sesuai dengan kebutuhan, karena jika tidak sesuai, masyarakat akan rugi. 

"Program yang direplikasi begitu saja, masyarakat tidak akan menikmatinya," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya