Berita

Warner Music/Net

Bisnis

Warner Music Kembali Lakukan PHK, Total 750 Karyawan di Tahun Ini

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2024 | 12:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Warner Music Group Kembali melakukan pemutusan kerja terhadap karyawannya. 

Langkah ini sebagai bagian dari rencana restrukturisasi strategis untuk mengurangi beban. 

Perusahaan label rekaman dan hiburan multinasional Amerika yang berkantor pusat di New York City ini mengatakan pada Kamis (19/9) waktu setempat bahwa mereka akan memberhentikan sekitar 150 karyawan, sebagai tambahan dari PHK sebelumnya pada tahun ini, dengan total sekitar 13 persen dari tenaga kerjanya.


Sebelumnya, pada Februari, Warner Music telah memangkas 600 karyawan. Sehingga total ada 750 karyawan yang diberhentikan pada tahun ini. 

Pemutusan hubungan kerja tersebut akan berdampak pada tim-tim seperti bisnis penjualan iklan internal dan fungsi pendukung lainnya.

Perusahaan kini mengharapkan penghematan biaya sebelum pajak sekitar 260 juta Dolar AS, yang sebagian besarnya akan tercapai pada akhir tahun fiskal 2025, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 200 juta Dolar AS dalam bentuk penghematan, kata perusahaan, dikutip dari Reuters.

Perusahaan telah berupaya memangkas biaya dengan menggabungkan atau menjual aset media non-intinya. 

Pada Agustus, perusahaan mengatakan bahwa para eksekutif yang memimpin unit Recorded Music dan Atlantic Music Group kemungkinan akan mengundurkan diri.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya