Berita

Presiden Joko Widodo bersama Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto/Ist

Politik

Ormas Keagamaan Dukung Transisi Pemerintahan dan Program Presiden Terpilih

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2024 | 12:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Transisi pemerintahan dari kepemimpinan Presiden Joko Widodo ke Prabowo Subianto adalah momen krusial dalam memastikan kesinambungan program pembangunan nasional.

Di era Joko Widodo, pemerintah dinilai sudah cukup baik dalam membangun kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas) keagamaan, salah satunya Muhammadiyah. 

"Kami mengapresiasi kinerja pemerintah selama 10 tahun dan kerja sama antara Presiden Jokowi dengan Muhammadiyah di berbagai bidang,” kata Sekum PP Muhammadiyah, Prof Abdul Muti dalam wawancara di salah satu TV nasional dikutip Jumat (20/9).


Setidaknya, ada empat hal menonjol di era pemerintahan Jokowi, mulai dari infrastruktur, perekonomian, iklim demokrasi, hingga peranan Indonesia di kancah dunia.

Abdul Muti juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut mendukung dan menerima hasil Pemilu 2024 sebagai konsekuensi demokrasi di Indonesia.

“Terpilihnya Prabowo dan Gibran tidak hanya kemenangan bagi mereka, namun sebagai kemenangan bangsa Indonesia. Karena Pemilu yang damai, tertib itu menjadi bagian dari kedewasaan kita dalam berdemokrasi,” sambungnya.

Sementara itu, tokoh Nahdlatul Ulama sekaligus Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsudi Syuhud berharap ada keberlanjutan program dari era Presiden Jokowi ke pemerintahan 2024-2029.

“Kami berharap, terus nanti sampai ke Presiden dan Wapres yang baru, apa yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi ini diteruskan. Jangan sampai ada yang terputus,” kata KH Marsudi.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya