Berita

Ilustrasi/Foto: PTI

Bisnis

Bea Ekspor Dipangkas, Harga Bawang Merah di India Merangkak Naik

SELASA, 17 SEPTEMBER 2024 | 12:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga bawang merah di pasar India mengalami kenaikan menyusul penyesuaian kebijakan pemerintah pusat untuk menghapus harga ekspor minimum (MEP) dan mengurangi bea ekspor hingga setengahnya.

Menurut sumber, harga rata-rata bawang merah di Agriculture Produce Market Committe (APMC) Lasalgaon, salah satu pasar grosir bawang merah utama di India, melonjak sebesar 433 Rupee (Rp79.000) per kuintal.

Balasaheb Kshirsagar, Ketua APMC Lasalgaon mengomentari perubahan kebijakan tersebut.


"Penghapusan MEP tentu saja merupakan keputusan yang baik. Pasar telah sedikit meningkat. Kami pikir tidak boleh ada larangan ekspor. Pemberlakuan dan penghapusan hal-hal seperti itu memengaruhi pasar," kata Kshirsagar, seperti dikutip dari Fresh Plaza, Selasa (17/9).

"Sekarang MEP telah dihapus, tetapi hasil panen bawang petani semakin menipis," ujarnya.

Ia juga menyebutkan kurangnya kejelasan mengenai besaran pengurangan biaya ekspor, apakah sebesar 20 persen atau 40 persen.

Aktivitas pasar pada hari Sabtu menyaksikan kedatangan 425 kendaraan yang mengangkut sekitar 5.182 kuintal bawang, dengan harga berkisar antara 3.700 rupee dan 4.951 rupee per kuintal, dengan harga rata-rata 4.700 rupee (Rp859.794) per kuintal. 

Ini menandai peningkatan signifikan dari angka hari Jumat, di mana 302 kendaraan membawa 3.736 kuintal dengan harga berada pada harga rata-rata 4.267 rupee per kuintal. 

Keputusan pemerintah untuk memangkas setengah bea ekspor bawang menjadi 20 persen dari sebelumnya 40 persen, yang berlaku mulai 14 September, mencerminkan langkah strategis menjelang pemilihan majelis mendatang di Maharashtra dan Haryana.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya