Berita

Menlu Ukraina yang baru, Andrii Sybiha/Ukrinform

Dunia

Zelensky Tunjuk Andrii Sybiha Jadi Menlu Ukraina yang Baru

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 20:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jabatan Menteri Luar Negeri Ukraina kosong usai pengunduran diri Dmytro Kuleba secara tiba-tiba.

Presiden Ukraina mengajukan wakilnya Kuleba yakni Andrii Sybiha untuk menjadi Menlu baru kepada parlemen.

Anggota parlemen Ukraina Yaroslav Zheleznyak mengungkap pencalonan Sybiha telah mendapat persetujuan dari  258 anggota parlemen.


"Parlemen Ukraina memberikan suara untuk menyetujui pencalonan Andrii Sybiha sebagai menteri luar negeri baru," tulisnya di Telegram, seperti dimuat Anadolu Ajansi pada Kamis (5/9).

Di hari yang sama, Zheleznyak mengatakan bahwa anggota parlemen juga memberikan suara untuk mendukung pemecatan Iryna Vereshchuk, menteri reintegrasi wilayah yang diduduki sementara, dan Vitaliy Koval, kepala Dana Properti Negara Ukraina.  

Pemungutan suara atas pengunduran diri Vereshchuk dan Koval tidak lolos karena mayoritas absolut 226 suara tidak dapat dicapai.

Pada hari Selasa (3/9), Ruslan Stefanchuk, juru bicara parlemen, mengatakan bahwa ia telah menerima surat pengunduran diri dari beberapa menteri Kabinet Ukraina karena alasan yang belum ditentukan.

Sehari kemudian, Stefanchuk juga menyatakan bahwa ia menerima surat pengunduran diri Kuleba.

Pengganti Kuleba yakni Sybiha sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri luar negeri pertama sejak mundur dari jabatan wakil kepala kantor kepresidenan Ukraina tahun 2021 dan 2024.

Dia pernah menjabat sebagai duta besar Ukraina untuk Turki pada tahun 2016-2021, jabatan penting bahkan sebelum dimulainya perang saat ini pada bulan Februari 2022.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya