Berita

Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar di depan terowongan silarahmi yang menghubungan Istiqlal dan Katedral di Jakarta pada Kamis pagi, 5 September 2024/Repro

Dunia

Tiba di Istiqlal, Paus Fransiskus Disambut Terowongan Silaturahmi

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 10:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus memulai agenda hari keempat dengan mengunjungi Masjid Istiqlal, Jakarta pada Kamis (5/9).

Berdasarkan pantauan dari siaran langsung kanal Youtube KOMSOS KWI, Paus dan rombongan delegasi Vatikan tiba di Masjid Istiqlal pukul 09.04 WIB menggunakan mobil Toyota putih.  

Kedatangan Paus disambut dengan hangat oleh ratusan tamu yang hadir di tenda-tenda yang dibangun di halaman Istiqlal, dekat terowongan silaturahmi.


Rebana ditabuh saat Paus mulai memasuki tempat pertemuan interreligious meeting di Istiqlal. Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar menyambut Paus dengan pelukan dan kecupan di pipi.

Keduanya kemudian berjalan menuju pintu masuk terowongan. Di sana, Nasaruddin menjelaskan bahwa lorong silaturahmi yang telah dibangun sejak 2021 lalu menghubungan dua rumah ibadah yakni Katedral dan Masjid Istiqlal.

"Di dalam terowongan ini ada pemandangan yang sangat indah, melambangkan silaturahmi, kerjasama yang sangat bagus, antara umat beragama," paparnya.

Imam Besar Istiqlal mengungkap terowongan juga memiliki dua lantai parkir yang mampu menampung 1.000 mobil dan ruang pertemuan yang bisa digunakan bersama.

"Semoga dengan terowongan silaturahim ini menjadi jembatan persaudaraan, bukan saja katolik dengan Islam tetapi juga antar umat manusia," ujar Nasaruddin.

Sementara itu, Paus menyampaikan terimakasih karena telah bekerjasama membangun terowongan sebagai simbol perdamaian antara umat beragama di Indonesia.

"Saya berharap komunitas-komunitas kita dapat lebih terbuka bagi dialog antar umat beragama dan semoga menjadi simbol kehidupan bersama yang damai yang mencirikan Indonesia," ujarnya.

Paus Fransiskus berharap semua orang yang menggunakan terowongan silaturahmi tersebut selalu diberkati oleh Tuhan yang Maha Esa.

"Saya berdoa kepada Allah sang pencipta segala sesuatu agar Ia memberkati semua yang melewati terowongan ini dalam semangat persahabatan, kerukunan dan persaudaraan," kata Paus.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya