Berita

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani/Net

Bisnis

Menteri Rosan Bakal Fokus pada Investasi Hijau hingga Ketahanan Pangan

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 09:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Investasi periode 2025-2029 akan fokus mulai dari sektor Green Investment sampai ketahanan pangan dan energi.

Hal itu disampaikan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI, dikutip Rabu (4/9).

Ia menambahkan juga akan fokus mengejar investasi di sector transisi energi, hilirisasi dan juga investasi yang berbasis ekspor. 


Untuk menunjang target pertumbuhan perekonomian yang ditetapkan oleh presiden terpilih, Prabowo Subianto, Kementerian Investasi/BKPM berkoordinasi dengan Bappenas untuk membuat prognosa target realisasi investasi periode 2025-2029.

Untuk 2025, Rencana Kerja dan Anggaran (RKAP) target dari investasi mencapai Rp.1.905,6 triliun. Itu akan meningkat secara bertahap tiap tahunnya sehingga pada 2029 diperkirakan menjadi Rp,2.793,3 triliun.

Total investasi yang diharapkan pada akhir tahun 2029, untuk Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar  Rp11.674 triliun dan untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp11.855 triliun.

"Tentunya untuk mencapai target realisasi investasi periode 2025-2029 dibutuhkan beberapa hal salah satunya adalah ketersediaan anggaran yang cukup untuk melaksanakan seluruh kegiatan di Kementerian Investasi/BKPM," kata Rosan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya