Berita

Gubernur DKI Jakarta 2017-2022/Ist

Politik

Anies Harus Waspadai Kutu Loncat Jika Bentuk Partai Baru

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2024 | 08:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setelah gagal diusung untuk maju dalam Pilkada Jakarta 2024, banyak pihak menyarankan Anies Baswedan lebih baik membentuk partai politik baru. 

Menurut Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, langkah ini dapat menjadi jalan bagi Anies untuk tetap berkiprah di dunia politik nasional dan memperjuangkan visinya.

"Anies sebaiknya memang membentuk partai baru," kata Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu (1/9).


Namun, analis politik Universitas Nasional itu mengingatkan mantan Capres Koalisi Perubahan itu untuk berhati-hati dalam membentuk partai baru ini. 

"Anies harus hati-hati dengan 'kutu loncat' dan 'penumpang gelap' yang menyusup di partai perubahan," imbau Andi Yusran.

Andi menekankan pentingnya Anies memilih kader-kader yang benar-benar memiliki komitmen terhadap perubahan yang diusungnya. 

Meskipun tantangan ini tidak mudah, Andi meyakini bahwa Anies memiliki peluang untuk membangun fondasi politik yang kuat jika dapat mengatasi hambatan-hambatan tersebut.



Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya