Berita

Bakal Cagub Jakarta Ridwan Kamil bersama Ketua Umum Dewan Adat Badan Musyawarah Masyarakat Betawi Muhammad Rifqi alias Eki Pitung/Ist

Politik

Ridwan Kamil Minta Masukan Tokoh Betawi soal Jakarta

MINGGU, 25 AGUSTUS 2024 | 14:52 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bakal Cagub Jakarta Ridwan Kamil (RK) makin mantap maju di Pilkada Jakarta 2024 lewat 12 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Jakarta Baru Jakarta Maju.

Menjelang pendaftaran ke KPU DKI Jakarta pada 27-29 Agustus 2024, RK makin rajin melakukan pertemuan dan silaturahmi dengan tokoh-tokoh di Jakarta.

Salah satunya RK menemui Ketua Umum Dewan Adat Badan Musyawarah Masyarakat Betawi Muhammad Rifqi alias Eki Pitung dan pendakwah asal Betawi Ustaz Haikal Hassan yang berlangsung di Trinty Tower di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Sabtu malam (24/8).


Dalam pertemuan tersebut, Eki Pitung mengatakan bahwa RK meminta masukan soal kebetawian dan seputar masyarakat Betawi yang merupakan penduduk asli Jakarta.

"RK meminta masukan apa yang sudah dilakukan Bamus Betawi dan jangka panjang keinginan Bamus Betawi dan kaum Betawi secara konsep besarnya," kata Eki Pitung kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu (25/8).

Bukan cuma itu, menurut Eki Pitung, mantan Gubernur Jawa Barat itu juga menyampaikan gagasannya dalam membangun Jakarta setelah tidak lagi mebjadi ibu kota negara jika memenangkan Pilkada Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, lanjut Eki Pitung, RK turut menceritakan dinamika proses  hingga dipercaya Koalisi Jakarta Baru Jakarta Maju berlaga di Pilkada Jakarta.

"Majunya RK di Jakarta menurutnya dengan niat tulus untuk mewujudkan Jakarta lebih Baik ke depan pasca tidak lagi menjadi ibu kota," kata Eki Pitung.

Eki Pitung berharap jika terpilih memimpin Jakarta, RK dapat mengembanggkan budaya Betawi dan memajukan kaum Betawi.

"Tentunya dengan program-program nyata untuk masyarakat Betawi," demikian Eki Pitung. 

Adapun 12 parpol yang tergabung dalam Koalisi Jakarta Baru Jakarta Maju itu terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, PKS, Partai Nasdem, PKB, PSI, Partai Demokrat, PAN, Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Perindo, dan PPP.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya