Berita

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos/Istimewa

Politik

Munas Golkar Didorong Beri Kesempatan Tokoh Muda Perbaiki Struktur Partai

SENIN, 19 AGUSTUS 2024 | 14:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perbaikan struktur Partai Golongan Karya (Golkar) dianggap menjadi hal yang paling penting dilakukan dalam Musyawarah Nasional (Munas) XI, yang akan digelar pada 20-21 Agustus 2024.

Pasalnya, menurut pengamat politik Subiran Paridamos, Partai Golkar tak lagi memiliki kader yang dapat mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) sejak 2019 silam. 

"Artinya, Munas Golkar harus membuka diri mencari alternatif lain selain tokoh-tokoh senior untuk menjadi ketum (ketua umum) partai," ujar Subiran kepada RMOL, Senin (19/8). 


Dia menjelaskan, perbaikan struktur Golkar harus dimulai dari ketepatan memilih pemimpin. 

"Sebab dua kali pilpres terakhir, di bawah komando tokoh-tokoh senior belum mampu membawa Golkar bisa mencalonkan kadernya sebagai capres di pilpres," tuturnya. 

Oleh karena itu, Direktur Eksekutif Sentral Politika itu memandang Golkar harus berkaca dari sejarah pilpres terakhir, untuk memastikan transisi kepemimpinan yang terjadi di munas nanti dapat membawa kadernya masuk bursa capres-cawapres 2029.

"Maka mau tidak mau, suka tidak suka, Munas 2024 harus memberi kesempatan kepada tokoh yang potensi bisa masuk bursa kandidat capres-cawapres," paparnya. 

"Atau paling tidak memiliki kekuatan untuk menyokong kader Golkar untuk kembali mengusung capres dan cawapresnya di 2029," tutup sosok yang kerap disapa Biran ini. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya