Berita

Ilustrasi/RMOL-Erin

Bisnis

Ekonomi Jepang Tumbuh Positif di Kuartal II-2024

KAMIS, 15 AGUSTUS 2024 | 10:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ekonomi Jepang mengalami pertumbuhan yang cukup mencengangkan, baik secara kuartalan maupun tahunan, di luar perkiraan pada analis. 

Kenaikan tersebut menjadi pertanda bahwa ekonomi Jepang dalam kondisi positif yang menghubungkan kenaikan pendapatan dengan peningkatan pengeluaran.

Laporan Kantor Kabinet pada Kamis (15/08) menyebutkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) naik 0,8 persen kuartal ke kuartal dibandingkan perkiraan jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan 0,5 persen. 


Hal ini juga merupakan pembalikan dari revisi penurunan sebesar 0,6 persen yang terlihat pada kuartal pertama.

Pertumbuhan ini meningkat 3,1 persen secara tahunan, juga mengalahkan perkiraan pertumbuhan 2,1 persen.

Angka-angka tersebut akan menjadi berita baik bagi bank sentral Jepang atau Bank of Japan (BOJ), yang telah mencari bukti bahwa kenaikan gaji akan memacu pengeluaran pribadi dan menghasilkan inflasi yang stabil berbasis permintaan.

Namun, secara tahunan, PDB negara tersebut turun untuk kuartal kedua berturut-turut, turun 0,8 persen dan melanjutkan kontraksi kuartal pertama sebesar 0,9 persen.

Setelah rilis data PDB, acuan Nikkei 225 naik 0,16 persen, sedangkan Topix berbasis luas naik 0,44 persen.

Yen Jepang sedikit menguat terhadap AS. dolar, diperdagangkan pada 147,18.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya