Berita

Presiden Jokowi dan jajaran

Politik

Jokowi Tunggangi Golkar untuk Amankan Gibran

RABU, 14 AGUSTUS 2024 | 15:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Golkar dipilih menjadi tunggangan Joko Widodo agar setelah tidak menjabat presiden bisa memiliki posisi politik setara dengan presiden mendatang Prabowo Subianto.

Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan, mengomentari keputusan mundur Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Golkar.

Yusak memprediksi Jokowi memasang target menjadikan dirinya ketua umum Golkar, bukan masuk di jajaran dewan pembina.


"Kalau hanya menjadi ketua dewan pembina, Jokowi tidak akan bisa powerfull. Beda dengan menjadi ketua umum," ujar Yusak kepada RMOL, Rabu (14/8). 

Menurutnya, penguasaan kursi Golkar 1 menjadi penting bagi Jokowi karena persoalan gengsi. Lebih dari itu, pengusaha mebel asal Solo itu juga punya kepentingan politik yang harus dijaga. 

"Kalau Jokowi ketua umum Golkar, posisi Gibran sebagai wapres juga akan lebih kuat. Gibran bisa mengimbangi Prabowo dan manuver-manuver Gerindra," tuturnya. 

Namun apabila Jokowi tak ingin terkesan mengambilalih Golkar maka yang akan didorong menjadi ketua umum pada musyawarah nasional (Munas) 20 Agustus 2024 adalah orang dekatnya yang bisa dikontrol. 

"Jadi bisa saja Bahlil (Lahadalia) didorong maju sebagai ketua umum untuk membuka jalan bagi Jokowi. Jadi dalam konteks mundurnya Airlangga, faksi eksternal bersekutu dengan faksi di internal Golkar yang menginginkan Airlangga mundur dari ketua umum," demikian Yusak menambahkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya