Berita

Rapat Pleno DPC PKB Kabupaten Cirebon dukung Muhaimin Iskandar Ketum PKB 2024-2029/RMOLJabar

Politik

PKB Kabupaten Cirebon Tegaskan Solid Dukung Cak Imin

RABU, 14 AGUSTUS 2024 | 05:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rapat pleno yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB Kabupaten Cirebon memutuskan tetap mendukung Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, pada Muktamar yang akan dilaksanakan di Bali akhir bulan ini. 

Hal tersebut disampaikan Sekretaris DPC PKB Kabupaten Cirebon, Waswin Janata, saat ditemui RMOLJabar di Kantor DPC jalan Fatahilah Watubelah Sumber, Cirebon, Selasa (13/8).

Waswin menegaskan, seluruh peserta rapat baik dari jajaran Syuro dan Mustasyar dan Dewan Tanfid secara aklamasi solid mendukung Abdul Muhaimin Iskandar untuk melanjutkan kepemimpinannya.


"Kami putuskan PKB Cirebon solid mendukung Gus Mahamin pada Muktamar Bali yang akan digelar 24 sampai dengan 25 Agustus 2024 menjadi Ketua Umum DPP PKB 2024-2029," tegasnya. 

Dia menambahkan, selain membahas Muktamar 2024, dalam rapat tersebut juga membahas tentang isu dan dinamika yang sedang terjadi secara Nasional. 

Adapun untuk urusan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Cirebon, DPC PKB telah sepakat menunggu keputusan DPP PKB hasil Muktamar Bali. 

"Siapapun calon bupati dan wakil yang akan ditunjuk oleh DPP, seluruh kader PKB Cirebon siap memenangkan," ujarnya. 

Waswin juga memastikan akan memberi sanksi terhadap kader yang mbalelo atau kader yang bermasalah akan ditindak tegas.

Rapat pleno dihadiri unsur pengurus dari Mustasyar, KH Mad Qosim, pengasuh pesantren Abu Manshur, KH Masykur Ibnu Ilyas, dan Dewan Syuro. Turut hadir Ketua Dewan Syuro KH Syaefullah Amin Pengasuh Pesantren Nurul Huda Babakan Ciwaringin, KH Muntakhob Pesantren Winong, KH Nur Kamar, KH Shobirin, KH. Hasan Bisri, KH Alimudin, Lc dan Ketua DPC PKB Jamil Abdul Latif Lc serta jajaran pengurus lainnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya