Berita

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk/Net

Bisnis

Laba Bersih INTP di Semester I-2024 Longsor 37,76 Persen

SELASA, 13 AGUSTUS 2024 | 14:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) membukukan laba bersih Rp434,71 miliar di Semester I-2024.

Angka itu anjlok 37,76 persen dibandingkan dengan Semester I-2023 yang sebesar Rp698,43 miliar.

Produsen semen terbesar di Indonesia itu harus menghadapi penurunan signifikan dalam kinerja keuangannya, meskipun berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar hampir 2 persen. 


Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip Selasa (13/8), perusahaan di bawah kendali Heidelberg Materials AG ini berhasil meraup pendapatan Rp8,12 triliun dibandingkan dengan periode yang sama di 2023 sebesar Rp7,97 triliun.

Laba kotor perusahaan mengalami penurunan sebesar 5,47 persen, menjadi Rp 2,29 triliun dari Rp 2,43 triliun pada tahun sebelumnya. Margin laba kotor juga menurun menjadi 28,28 persen dari 30,50 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Laba per saham perusahaan juga mengalami penurunan signifikan, menjadi Rp 126,93 per lembar saham, turun dari Rp 203,56 per lembar pada periode yang sama tahun lalu.

Produk Semen tetap menjadi penyumbang terbesar bagi pendapatan perusahaan, dengan penjualan mencapai Rp 7,44 triliun. Ini menunjukkan peningkatan dari Rp 7,30 triliun pada periode yang sama tahun 2023.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya